Kelebihan Jasa Digital Marketing, Wajib Tahu!

Dalam bidang bisnis, kita sudah tak asing lagi dengan sebutan digital marketing. Apakah kamu tahu, apa saja kelebihan dan kekurangan digital marketing? Dalam era yang serba digital ini, berbagai bidang kehidupan turut terkena dampaknya. Mengetahui kelebihan dan kekurangan digital marketing amat penting bagi pebisnis.

Pesatnya perkembangan teknologi dan internet nampaknya membuat bisnis apapun saat ini bisa menghasilkan uang. Semua orang bisa menjual apapun, kepada siapa pun, dan dari manapun. Hal ini berkat dukungan teknologi dan media sosial. Bahkan, banyak bermunculan bisnis-bisnis rintisan atau startup yang bergerak dalam bidang teknologi.

Begitupun dalam bidang kuliner, fashion, hingga layanan Jasa Digital Marketing Bali. Uniknya, sebagian bisnis bahkan tidak memiliki kantor fisik. Pemasaran dan penjualan produk dilakukan melalui situs online. Hal ini semakin mendorong suburnya tren digital marketing yang terus berkembang.

Memahami kelebihan dan kekurangan digital marketing adalah hal dasar yang harus kamu perhatikan. Sebab, sebagai pebisnis setiap strategi marketing harus dilakukan berdasarkan data dan riset. Tidak hanya sekedar ikut-ikutan tren. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan digital marketing?

Kelebihan Digital Marketing

Ada beberapa hal yang menjadi kelebihan dari teknik pemasaran yang satu ini, yaitu:

1. Hemat Biaya

Ketika melakukan promosi dan pemasaran secara tradisional, kamu perlu menyiapkan biaya untuk media promosinya.

Sebagai contoh, kamu perlu mencetak brosur, mencetak spanduk, bahkan mengeluarkan biaya yang besar untuk memasang iklan di billboard, tv, atau radio. Hal ini menyulitkan bisnis kecil.

Dengan digital marketing, kamu bisa melakukannya dengan biaya yang lebih minim, bahkan gratis! Iklan berbayar yang tersedia juga jauh lebih terjangkau.

2. Dapat Diukur

Ketika kamu memasang iklan di tv, radio, atau billboard, kamu tidak bisa mengukur berapa banyak orang yang melihat iklanmu.

Sebaliknya, digital marketing memungkinkanmu mengetahui berapa banyak audiens yang dijangkau, bahkan berapa banyak yang akhirnya melakukan pembelian.

3. Dapat Menargetkan Pelanggan Potensian

Kembali pada poin kedua, selain tidak bisa melihat berapa banyak orang yang melihat iklanmu, kamu juga tidak bisa menentukan oleh siapa iklanmu akan dilihat.

Cara ini tentunya boros dan tidak efektif. Berbeda dengan digital marketing, kamu bisa menentukan siapa saja target audiens dari iklanmu.

Bahkan, kamu bisa memaksimalkannya dengan mencoba Facebook Pixel.

4. Jangkauan Pasar yang Lebih Luas

Dengan menerapkan pemasaran digital, kamu bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Baik pasar lokal maupun global.

Internet memungkinkan kamu untuk memperluas pasar tanpa memakan banyak biaya. Tentu saja, hal seperti ini akan sangat sulit dilakukan jika mengandalkan pemasaran tradisional.

Digital marketing dapat membantu kamu menjangkau lebih banyak pelanggan potensial. Meski mereka berada di luar negeri sekali pun.

Hanya dalam satu klik, kamu bisa meningkatkan visibilitas merek sekaligus memungkinkan mereka untuk berbelanja kapan pun dan dari mana saja.

5. Pemasaran yang Lebih Interaktif

Kelebihan digital marketing yang selanjutnya, yakni menciptakan teknik pemasaran yang lebih interaktif antara penjual dan pembeli.

Hal ini karena pemasaran digital melibatkan komunikasi dua arah. Jadi, merek bisa berinteraksi lebih banyak dengan para pelanggannya melalui beragam campaign yang dilakukan.

Dengan teknik pemasaran yang lebih interaktif, kamu pun bisa meningkatkan ketertarikan atau minat pelanggan sehingga mereka semakin yakin untuk melakukan pembelian.

Cara seperti ini tentu saja lebih efektif dibandingkan iklan biasa yang hanya satu arah. Jadi, pertimbangkanlah untuk melakukan pemasaran secara digital jika kamu menginginkan interaksi yang lebih intens dengan pelanggan potensial.

6. Tingkat Keterlibatan yang Lebih Besar

Pemasaran yang interaktif seperti digital marketing ini pun meningkatkan keterlibatan pelanggan menjadi lebih tinggi. Media sosial bisa menjadi wadah yang tepat bagi brand untuk berbagi beragam konten interaktif dan memicu keterlibatan dengan audiens.

Misalnya interkasi di kolom komentar atau fitur chat di media sosial yang berisi tanya jawab dari pelanggan. Jadi, kamu sebagai pemilik brand bisa membangun komunikasi yang lebih baik dengan pelanggan. Pada akhirnya, brand dapat menciptakan hubungan yang positif dengan pelanggan mereka.

Keterlibatan pelanggan ini juga dapat dilihat dari aktivitas audiens yang membagikan postingan kamu di media sosial, menyimpan konten, atau berlangganan newsletter di blog brand milikmu. Hubungan kedekatan antar brand dengan pelanggan potensial seperti ini bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap merek.

Pelanggan pun akan lebih yakin untuk melakukan pembelian karena mereka merasa diapresiasi melalui interaksi/keterlibatan tersebut.

7. Buat Konten Penawaran Lebih Beragam

Digital marketing memungkinkan brand kamu untuk memanfaatkan kreativitas secara optimal. Dengan beragam jenis konten yang dapat dibuat dan dibagikan ke berbagai saluran di internet.

Ada berbagai jenis konten pemasaran yang bisa kamu manfaatkan untuk membuat campign dan promosi secara online. Mulai dari artikel di blog, podcast, e-book, konten visual di media sosial, email marketing, infografis, webinar, dan masih banyak lagi.

Keberagaman konten yang digunakan dalam mengenalkan merek, produk, dan layanan kamu pun bisa menjangkau lebih banyak audiens. Sebab, setiap konten penawaran bisa disesuaikan dengan target audiens yang dituju.

8. Memaksimalkan Mesin Pencari

Beriklan dengan teknik digital marketing tak hanya dapat mendorong penjualan, tapi juga memaksimalkan mesin pencari atau SEO.

Dalam sebuah iklan digital, kamu bisa mencantumkan situs web dan akun media sosialmu.

Dengan begitu, hanya butuh satu konten yang menarik untuk membuat audiensmu mengunjungi semua media sosial dan situs bisnismu.