Select Page

Rencana pernikahan tinggal beberapa bulan lagi, tapi kekurangan dana? Sebentar, jangan buru-buru terpikir untuk ajukan pinjaman dana. Sebab, ada beberapa hal sebelum itu yang perlu kamu pertimbangkan lebih lanjut.

Ada sebuah satire tentang pernikahan yang berkata: nikah itu murah, yang mahal gengsinya! Bisa jadi benar, bisa jadi juga tidak. Sebab, tinggal di Indonesia yang kental budaya kekerabatan serta adat istiadatnya kadang membuat pernikahan menjadi urusan bersama yang seolah layak dikomentari semua orang. Bahkan, tak jarang calon pengantin atau orangtua rela pinjam sejumlah dana demi menggelar sebuah pesta pernikahan tanpa memikirkan kapasitas finansial.

Faktanya, hidup setelah menikah tidak lantas akan seperti cerita Cinderella yang happily ever after. Kebutuhan dan tanggung jawab akan bertambah banyak. Kondisi ini tentu perlu sejalan dengan kondisi keuangan yang sehat, stabil, dan mampu meng-cover kebutuhan tersebut. Sah-sah saja ajukan pinjaman dana untuk menikah, asalkan sebelumnya, kamu sudah mempertimbangkan 4 hal penting berikut ini ya:

Pinjam dana seminim mungkin & pastikan kebutuhannya penting

Jika harus meminjam sejumlah dana untuk pernikahan, sifatnya harus hanya sebagai tambahan saja, bukan sumber dana utama. Tambahan yang dimaksud di sini juga harus bersifat krusial dan penting di dalam acara pernikahan itu sendiri, misalnya untuk katering makanan, kebutuhan untuk pakaian orang tua sendiri dan pasangan, kebutuhan penginapan untuk sanak saudara dari luar kota, pelaminan, dan sejenisnya. Sementara yang bisa dipangkas dan tidak terlalu penting seperti biaya jenis kartu undangan, souvenir, atau kain seragam untuk teman-teman pendamping mempelai, tidak seharusnya dijadikan beban berlebihan dalam anggaran keuangan pernikahan. Setelah itu, catat semua kebutuhan penting tersebut dan rinci jumlah dana tambahan yang dibutuhkan. Jangan dilebih-lebihkan, sesuaikan jumlah kekurangan dana dengan bujet pernikahan yang sudah dirancang di awal.

Pastikan beban utang yang dimiliki saat ini masih dalam batas normal

Kalau sudah tahu berapa kurang dananya dan untuk kebutuhan apa saja, maka yang selanjutnya perlu dipertimbangkan adalah kapasitas finansial saat ini. Lebih tepatnya, berapa total utang yang kamu tanggung sekarang? Kamu bisa bernapas lega apabila saat ini kamu tidak punya tanggungan utang apa pun. Sebaliknya, jika masih ada banyak tanggungan utang atau masih memakan 30% dari total penghasilan, maka kondisi keuanganmu bisa dibilang sudah memasuki masa “peringatan”.

Pahami bahwa setelah menikah kebutuhan akan bertambah dua kali lipat

Memang, setiap orang yang merencanakan pernikahan, pasti ingin yang terbaik pada proses dan penyelenggaraannya. Namun, yang perlu diingat, kehidupan tidak berhenti setelah proses pernikahan. Justru, kehidupan yang sebenarnya baru dimulai setelah pesta pernikahan selesai. Dari yang awalnya penghasilan hanya untuk membiayai kebutuhan sendiri, setelah menikah, kebutuhan jadi bertambah karena ada pasangan. Alhasil, penghasilan juga harus dibagi-bagi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jadi, jangan sampai pinjaman dana untuk pernikahan disalahgunakan sebagai aji mumpung untuk menggelar pesta pernikahan yang tidak sesuai bujet ya.

Buat hitung-hitungan bunga pinjaman & kalkulasikan dengan kondisi keuangan

Setelah tahu berapa jumlah dana yang ingin dipinjam, maka sekarang waktunya kamu membuat coret-coretan kalkulasi tenor, bunga pinjaman, dan juga jumlah angsuran yang harus dibayar per bulannya hingga selesai. Selain itu, kamu juga perlu memilih lembaga pinjaman yang tepat yang tawaran pinjamannya sesuai dengan kondisi keuangan, terutama soal tingkat suku bunga dan opsi tenornya.

Selain ke bank atau lembaga pinjaman konvensional, sekarang banyak juga fintech penyedia pinjaman dana berbasis online yang bisa kamu andalkan, Kredivo salah satunya. Meski berbasis online, Kredivo dapat memberikan limit kredit maksimal hingga Rp 30 juta bagi penggunanya. Untuk pinjaman dana tunai, Kredivo memberikan opsi tenor maksimal hingga 6 bulan dengan suku bunga angsuran hanya  2,95% per bulan.

Kredivo: akses pinjaman dana online berbunga rendah untuk kamu yang cari dana tambahan untuk pernikahan

Kredivo adalah produk kredit digital yang bisa digunakan untuk belanja cicilan di berbagai marketplace dan merchant serta bisa digunakan juga untuk pengajuan pinjaman dana untuk berbagai kebutuhan, termasuk pernikahan. Daftar dan mengajukan pinjaman di Kredivo jauh lebih mudah dibanding perbankan atau lembaga pinjaman konvensional.

Cocok bagi kamu yang sedang mencari pinjaman dana untuk tambahan biaya pernikahan yang waktunya tinggal sebentar lagi. Daftar akun secara online melalui aplikasi Kredivo yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store. Pastikan kamu sudah: berusia minimal 18 tahun, berpenghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan, dan berdomisili Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. Proses approval pendaftaran hanya memakan waktu maksimal 1 x 24 jam. Setelah pendaftaran disetujui dan mendapat sejumlah limit, limit tersebut dapat kamu cairkan menjadi pinjaman tunai lewat fitur pinjaman mini atau pinjaman jumbo yang tersedia di aplikasi Kredivo.

Selamat mencoba & merencanakan pernikahan! 🙂

1
Hallo,

Ada yang bisa Kami Bantu?
Powered by